Sejarah Toleransi

imajinasi

Toleransi dan Ketidaktoleransian

pada abad Keenambelas di Basel_

menurut  Hans R. Guggisberg

 

oleh B. Dirgaprimawan

Dalam berbicara mengenai toleransi dan ketidaktoleransian di  Basel dari tahun 1540 sampai dengan akhir abad ke-enambelas, Hans R. Guggisberg memfokuskan diri pada tokoh yang bernama Sebastian Castellio. Setelah perpecahannya dengan Calvin, Castellio meninggalkan Jenewa dan kemudian menetap di kota Basel pada musim semi 1545. Ia tinggal di Basel antara tahun 1545 sampai dengan kematiannya pada tahun 1563, kurang lebih 18 tahun. Di sana ia bekerja untuk Johannes Oporinus dalam menerjemahkan Injil ke dalam bahasa Latin dan Perancis. Ketika mendengar tentang penghukuman mati terhadap Servetus di Jenewa (27 Oktober 1553), ia merasa begitu sedih. Kemudian ia menyiapkan antologi teks kuno dan kontemporernya yang terkenal yang menolak penghukuman mati pada permasalahan religius: De haereticis an sint persequendi.  Buku tersebut dicetak oleh Oporinus. Buku ini diterbitkan pada bulan maret 1554 dan membuka debat…

View original post 1,633 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s